![]()
Mungkin banyak yang sudah mengenal kartun Adit & Sopo Jarwo yang tayang menjelang maghrib di MNCTV.
Kartun
yang menceritakan sebuah kehidupan desa yang dihuni oleh macam-macam
suku ini sudah mengisi hari-hari para jagoan cilik kita
Pesaing Upin&Ipin
![]()
Sudah pantaskah kita menyebut kartunAdit & Sopo Jarwo sebagai pesaing kartun tetangga , Upin & Ipin?
Jika
dilihat dari segi animasi, Sopo & Jarwo sudah menang. Baik dari
gambar, warna, kehalusan gerakan dan latar. Namun mengapa rumah
produksi raksasa, Disney, lebih memilih Upin & Ipin dan Boboi
Boy untuk ditayangkan?
Sasaran Kurang Jelas
Dilihat dari jalan ceritanya, sasaran dari Adit & Sopo Jarwo
ini masih terlalu luas. Dibandingkan dengan Upin&Ipin , yang
jelas untuk anak-anak,Adit & Sopo Jarwo mengusung tema yang
terlalu berat. Banyak sekali nilai kehidupan yang disampaikan terkesan
terlalu menggurui bahkan jauh dari harapan untuk dipahami anak-anak.
Guyonan-guyonannya pun banyak yg tidak dipahami oleh anak-anak. Berbeda
dengan Upin & Ipin yang memberikan amanatnya dengan candaan
Penokohan Terlalu Kaku
Tengoklah tokoh Adit yang selalu benar, bak pahlawan. Adit memang
menjadi tokoh protagonis dalam kartun ini, namun kesannya terlalu kaku
dan justru lebih dewasa dari tokoh-tokoh lainya , bahkan ayahnya yang
pelupa. Hal ini menimbulkan ketidak jelasan,
Siapa yang sebenarnya ingin ditampilkan disini?
Saya agak risih ketika Adit menasihati Denis, seakan akan mereka ini
pelatih dan murid, bukan teman sebaya. Saya takut Jagoan kita juga akan
menganggap temannya sebagai murid.
Tema Terlalu Luas Andaikan saja kartun ini fokus kepada satu tema, saya yakin kartun ini bisa berkembang.
Namun
dibalik itu semua, kita harus berbangga mempunyai agen perubahan yang
(Kita harapkan) Mampu merubah wajah pertelevisian Indonesia yang sudah
teracuni oleh sinetron dan acara talk show kampungan
Semangat muda mudi Indonesia, perbaiki layar kaca kita!!!!
0 komentar:
Posting Komentar